Rekomendasi Kuliner Unik dan Anti-Mainstream di Malang yang Wajib Dicoba
![]() |
| Kuliner Yang Wajib Di Coba Ketika Ada Di Malang |
Menjelajahi Kuliner Malang dari Perspektif yang Berbeda
Jajananmalang.com - Malang dikenal sebagai salah satu kota kuliner terbaik di
Indonesia. Banyak wisatawan yang langsung tertuju pada bakso, rawon, atau aneka
jajanan tradisional ketika mengunjungi kota ini. Namun sebenarnya, Malang
menyimpan lebih banyak kejutan kuliner yang jarang tersorot, unik, dan
menawarkan pengalaman rasa yang anti-mainstream. Jenis kuliner seperti ini
sering kali ditemukan di sudut kota, di warung kecil, atau di kedai rumahan
yang tidak banyak diketahui orang.
Di tengah popularitas hidangan seperti makanan khas dari malang, ada begitu banyak kuliner kreatif yang bisa menjadi
rekomendasi menarik, baik untuk traveler, konten kreator kuliner, maupun
pecinta hidangan unik.
Kuliner Anti-Mainstream yang Wajib Dicicipi
Bagian ini membahas beberapa hidangan unik di Malang yang
jarang masuk daftar kuliner mainstream, tetapi memiliki kelezatan dan daya
tarik tersendiri. Sebagian di antaranya mungkin belum banyak diketahui
wisatawan, sehingga cocok Anda jadikan sebagai rekomendasi alternatif di luar
hidangan populer.
Sego Resek: Nasi Goreng tanpa Minyak
Salah satu kuliner ikonik yang unik dan jarang ditemukan di
kota lain adalah Sego Resek. Meski namanya terdengar aneh, artinya sebenarnya
merujuk pada teknik memasaknya yang berbeda. Berbeda dari nasi goreng biasa
yang dimasak menggunakan banyak minyak, Sego Resek dibuat tanpa minyak sama
sekali. Nasi dan bumbu ditumis menggunakan panas wajan besar yang sudah
dipenuhi bara api.
Teknik masak tradisional ini menciptakan aroma smoky yang
khas. Isinya sederhana: nasi, kol, tauge, ayam suwir, dan sedikit sambal. Namun
rasa yang muncul benar-benar autentik dan penuh karakter. Anda bisa
menemukannya di kawasan Kasin, yang setiap malam selalu dipadati pembeli.
Mie Glosor Malang
Jika biasanya mie glosor identik dengan Bogor, Malang
ternyata punya versi sendiri yang tidak kalah unik. Mie ini berwarna kuning
cerah dengan tekstur licin dan kenyal. Biasanya disajikan dengan kuah ringan,
potongan bakso kecil, daun bawang, dan taburan bawang goreng. Rasanya gurih
lembut dan sangat cocok dinikmati sore atau malam hari.
Mie Glosor Malang sering dijual di area kampus, terutama
sekitar Universitas Brawijaya dan Politeknik Negeri Malang. Karena porsinya
besar dan harganya murah, hidangan ini menjadi favorit anak muda.
Rujak Cingur Versi Malang
Rujak cingur biasanya identik dengan Surabaya, tetapi Malang
memiliki versi berbeda yang lebih ringan. Bumbunya tidak terlalu pekat,
menggunakan petis yang lebih halus, serta tambahan sayuran yang lebih banyak.
Potongan cingurnya tipis sehingga lebih mudah dikunyah.
Rasa rujak ini lebih segar dibanding versi Surabaya yang
cenderung kuat. Cocok untuk Anda yang ingin mencoba rujak cingur tetapi belum
terbiasa dengan rasa petis yang dominan.
Tahu Lontong Lumer
Hidangan ini mungkin terlihat sederhana, namun sangat khas
dan unik untuk kuliner lokal Malang. Tahu lontong Malang biasanya terdiri dari
tahu goreng, lontong, tauge, kuah kacang, dan kecap. Yang membuat versi ini
unik adalah penggunaan bumbu kacang yang sangat lembut dan cenderung cair,
sehingga menciptakan perpaduan rasa yang lebih ringan.
Kedai tahu lontong rumahan biasanya menyajikan sambal
pilihan sendiri, ada yang pedas segar dan ada yang manis. Sensasi rasa ini
tidak banyak ditemukan di kota lain.
Pentol Corah dan Ceker Pedas
Kuliner unik berikutnya adalah pentol corah, jajanan khas
Malang yang mirip bakso namun menggunakan tepung lebih banyak dan memiliki
isian sederhana seperti cabai atau bawang. Teksturnya kenyal dan cocok
dipadukan dengan ceker pedas, menu yang sangat disukai kaum muda di Malang.
Banyak pedagang kaki lima menjual menu ini pada malam hari.
Kelezatannya sangat menggoda, terutama saat disajikan panas dengan kuah pedas
menggigit.
Kuliner Kreatif Modern yang Sedang Hits di Malang
Selain kuliner tradisional yang unik, Malang juga menjadi
kota yang kreatif dalam menghadirkan jajanan-jajanan baru. Tren kuliner anak
muda berkembang sangat pesat, terutama di sekitar kawasan kampus.
Dessert Box Apel Malang
Sebagai kota apel, Malang tentu memiliki banyak variasi
olahan apel. Salah satu yang paling unik adalah dessert box apel Malang.
Tekstur lembut dari cream cheese atau custard dipadukan dengan potongan apel
segar menciptakan harmoni rasa yang tidak terlalu manis dan sangat menyegarkan.
Dessert ini banyak dijual oleh UMKM lokal di media sosial
dan sering menjadi oleh-oleh kekinian.
Sate Taichan Versi Lokal
Meski sate taichan berasal dari Jakarta, Malang memberikan
sentuhan khas pada hidangan ini. Bumbunya lebih ringan, sambalnya lebih segar,
dan biasanya disajikan dengan jeruk limo yang menambah cita rasa. Banyak kedai
menambahkan topping modern seperti keju atau sambal matah, membuatnya semakin
unik.
Roti Bakar Topping Jumbo
Tren roti bakar topping berlimpah juga berkembang pesat di
Malang. Tidak hanya cokelat dan keju, beberapa kedai menambahkan topping unik
seperti boba, mochi, bahkan es krim rasa lokal. Varian ini menjadi favorit
anak-anak muda yang suka nongkrong di malam hari.
Tips Menjelajahi Kuliner Unik Malang
Jangan Takut Mencoba Kedai Pinggir Jalan
Sering kali, kuliner unik justru ditemukan di pinggir jalan
atau gang-gang kecil. Justru di sanalah rasa autentik ditemukan.
Datang Lebih Awal
Beberapa kuliner unik seperti Sego Resek dan pentol pedas
sering habis sebelum jam tutup. Datang lebih awal membuat Anda punya lebih
banyak pilihan.
Eksplorasi Melalui Rekomendasi Warga Lokal
Orang lokal biasanya tahu tempat-tempat makan unik yang
jarang muncul di internet. Jangan ragu untuk bertanya langsung.
