Menyelami Nikmatnya Jajanan Malang yang Bikin Rindu

Jajananmalang.com - Kota Malang bukan hanya dikenal dengan hawa sejuk dan keindahan wisata alamnya, tetapi juga dengan ragam kuliner yang memikat hati. Salah satu daya tarik yang tidak pernah lekang oleh waktu adalah jajanan Malang. Aneka camilan tradisional hingga kekinian hadir di setiap sudut kota, menggoda siapa pun yang berkunjung untuk mencicipinya.



Jajanan Malang Tradisional yang Melegenda

Bicara soal jajanan Malang, kita tidak bisa melupakan jajanan tradisional yang sudah diwariskan turun-temurun. Beberapa di antaranya adalah:

  1. Cwie Mie Malang
    Meskipun sering dianggap sebagai makanan utama, cwie mie juga populer dijadikan jajanan. Tekstur mie yang lembut dengan topping ayam cincang gurih selalu sukses memanjakan lidah.
  2. Orem-orem
    Hidangan khas berupa potongan ketupat dengan kuah santan gurih ini sering ditemani tempe goreng dan ayam. Rasanya sederhana, namun kaya cita rasa.
  3. Kue Putu Lanang
    Sudah ada sejak tahun 1935, kue putu ini menjadi salah satu jajanan malam favorit. Aroma harum pandan, gula merah cair di dalamnya, dan taburan kelapa parut membuatnya sulit ditolak.
  4. Ronde dan Angsle
    Cocok dinikmati saat udara dingin malam hari di Malang. Ronde hangat berisi bola ketan dengan kuah jahe, sedangkan angsle menghadirkan kombinasi roti, ketan, dan kacang hijau dengan kuah santan manis.

Jajanan Malang Kekinian yang Hits

Selain jajanan tradisional, Malang juga menjadi surga bagi jajanan modern. Kreativitas anak muda menghadirkan camilan yang unik dan Instagramable. Misalnya:

  • Pisang Nugget Malang dengan aneka topping kekinian seperti keju, matcha, hingga cokelat leleh.
  • Es Kopi Kekinian yang menjamur di berbagai kafe Malang, berpadu dengan camilan manis seperti brownies atau croffle.
  • Street Food Malang seperti seblak, tahu crispy, dan bakso bakar yang selalu ramai diburu pelajar maupun wisatawan.

Tidak heran, banyak spot kuliner di Malang yang menjadi tempat nongkrong favorit sekaligus destinasi wisata kuliner.

Suasana Menikmati Jajanan Malang

Yang membuat jajanan Malang begitu berkesan bukan hanya soal rasa, tetapi juga suasananya. Cobalah menikmati jajanan malam di sekitar alun-alun Malang, atau mencicipi bakso bakar di warung sederhana dekat kampus. Hawa dingin khas Malang berpadu dengan makanan hangat, menghadirkan pengalaman yang sulit ditemukan di tempat lain.

Banyak wisatawan yang bercerita bahwa sekali mencoba jajanan Malang, mereka selalu ingin kembali. Misalnya, seorang traveler asal Jakarta mengaku rindu dengan ronde hangat yang ia cicipi di Malang, karena rasanya berbeda dengan ronde di kota lain. Hal-hal seperti inilah yang membuat jajanan Malang tidak hanya soal makanan, tapi juga soal kenangan.

Tips Menjelajahi Jajanan Malang

Bagi Anda yang ingin berburu jajanan Malang, berikut beberapa tips:

  1. Datang pada Malam Hari – Banyak jajanan legendaris buka saat sore hingga malam, terutama ronde, angsle, dan putu.
  2. Eksplorasi Pasar Tradisional – Pasar Besar atau Pasar Oro-oro Dowo menyimpan jajanan khas Malang yang sulit ditemukan di tempat lain.
  3. Jangan Ragu Mencoba Street Food – Dari gerobak kecil hingga warung sederhana, sering kali tersembunyi cita rasa otentik yang membuat ketagihan.
  4. Cari Rekomendasi Lokal – Warga Malang biasanya tahu tempat jajanan paling enak yang jarang dipromosikan di media sosial.

Jajanan Malang sebagai Identitas Kota

Lebih dari sekadar makanan, jajanan Malang adalah identitas budaya yang mencerminkan keragaman masyarakatnya. Dari camilan tradisional hingga kreasi modern, semua menunjukkan bagaimana kota ini terus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri.

Bagi pecinta kuliner, menjelajahi jajanan Malang adalah pengalaman yang wajib dicoba. Tidak hanya mengenyangkan perut, tetapi juga memperkaya pengetahuan tentang budaya lokal dan kearifan tradisi yang masih hidup di tengah masyarakat.

 

Share

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel