Menyelami Nikmatnya Jajanan Malang yang Bikin Rindu
Jajanan Malang Tradisional yang Melegenda
Bicara soal jajanan Malang, kita tidak bisa melupakan
jajanan tradisional yang sudah diwariskan turun-temurun. Beberapa di antaranya
adalah:
- Cwie
Mie Malang
Meskipun sering dianggap sebagai makanan utama, cwie mie juga populer dijadikan jajanan. Tekstur mie yang lembut dengan topping ayam cincang gurih selalu sukses memanjakan lidah. - Orem-orem
Hidangan khas berupa potongan ketupat dengan kuah santan gurih ini sering ditemani tempe goreng dan ayam. Rasanya sederhana, namun kaya cita rasa. - Kue
Putu Lanang
Sudah ada sejak tahun 1935, kue putu ini menjadi salah satu jajanan malam favorit. Aroma harum pandan, gula merah cair di dalamnya, dan taburan kelapa parut membuatnya sulit ditolak. - Ronde
dan Angsle
Cocok dinikmati saat udara dingin malam hari di Malang. Ronde hangat berisi bola ketan dengan kuah jahe, sedangkan angsle menghadirkan kombinasi roti, ketan, dan kacang hijau dengan kuah santan manis.
Jajanan Malang Kekinian yang Hits
Selain jajanan tradisional, Malang juga menjadi surga bagi
jajanan modern. Kreativitas anak muda menghadirkan camilan yang unik dan
Instagramable. Misalnya:
- Pisang
Nugget Malang dengan aneka topping kekinian seperti keju, matcha,
hingga cokelat leleh.
- Es
Kopi Kekinian yang menjamur di berbagai kafe Malang, berpadu dengan
camilan manis seperti brownies atau croffle.
- Street
Food Malang seperti seblak, tahu crispy, dan bakso bakar yang selalu
ramai diburu pelajar maupun wisatawan.
Tidak heran, banyak spot kuliner di Malang yang menjadi
tempat nongkrong favorit sekaligus destinasi wisata kuliner.
Suasana Menikmati Jajanan Malang
Yang membuat jajanan Malang begitu berkesan bukan hanya soal
rasa, tetapi juga suasananya. Cobalah menikmati jajanan malam di sekitar
alun-alun Malang, atau mencicipi bakso bakar di warung sederhana dekat kampus.
Hawa dingin khas Malang berpadu dengan makanan hangat, menghadirkan pengalaman
yang sulit ditemukan di tempat lain.
Banyak wisatawan yang bercerita bahwa sekali mencoba jajanan
Malang, mereka selalu ingin kembali. Misalnya, seorang traveler asal Jakarta
mengaku rindu dengan ronde hangat yang ia cicipi di Malang, karena rasanya
berbeda dengan ronde di kota lain. Hal-hal seperti inilah yang membuat jajanan
Malang tidak hanya soal makanan, tapi juga soal kenangan.
Tips Menjelajahi Jajanan Malang
Bagi Anda yang ingin berburu jajanan Malang, berikut
beberapa tips:
- Datang
pada Malam Hari – Banyak jajanan legendaris buka saat sore hingga
malam, terutama ronde, angsle, dan putu.
- Eksplorasi
Pasar Tradisional – Pasar Besar atau Pasar Oro-oro Dowo menyimpan
jajanan khas Malang yang sulit ditemukan di tempat lain.
- Jangan
Ragu Mencoba Street Food – Dari gerobak kecil hingga warung sederhana,
sering kali tersembunyi cita rasa otentik yang membuat ketagihan.
- Cari
Rekomendasi Lokal – Warga Malang biasanya tahu tempat jajanan paling
enak yang jarang dipromosikan di media sosial.
Jajanan Malang sebagai Identitas Kota
Lebih dari sekadar makanan, jajanan Malang adalah identitas
budaya yang mencerminkan keragaman masyarakatnya. Dari camilan tradisional
hingga kreasi modern, semua menunjukkan bagaimana kota ini terus beradaptasi
dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri.
Bagi pecinta kuliner, menjelajahi jajanan Malang adalah
pengalaman yang wajib dicoba. Tidak hanya mengenyangkan perut, tetapi juga
memperkaya pengetahuan tentang budaya lokal dan kearifan tradisi yang masih
hidup di tengah masyarakat.
.jpg)